Serdang Bedagai, 3/10/2018. WALHI Sumatera Utara melakukan audiensi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serdang Bedagai pada rabu 3 oktober 2018. Pertemuan ini bertemu langsung dengan Wakil Bupati Kabupaten Serdang Bedagai Bapak Darma Wijaya di ruangannya. Pertemuan ini dihadiri oleh Asisten Ahli Pemkab Serdang Bedagai bidang perekonomian, Kepala Bappeda, Staf Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pertanian, Kepala Departemen Advokasi dan Kampanye WALHI Sumatera Utara, Manajer Program, Manajer Kajian, dan Manajer Advokasi.

Pertemuan ini membahas tentang program Perhutanan Sosial yang berada di wilayah administrasi Pemkab Serdang Bedagai. Seperti diketahui, salah satu desa di Kabupaten Serdang Bedagai yaitu Desa Mariah Nagur Kecamatan Sipispis telah menerima ijin untuk pemanfaatan hutan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada agustus 2018 yang lalu.

Ijin yang diberikan melalui program Perhutanan Sosial dengan skema Hutan Kemasyarakatan (HKm) berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor; SK.5334/MENLHK-PSKL/PKPS/PSL.0/8/2018 seluas +- 690 Hektar.

Wakil Bupati Kabupaten Serdang Bedagai Bapak Darma Wijaya menyambut baik atas pemberian ijin pemanfaatan hutan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bagi warga Serdang Bedagai.

“Kami Pemkab Serdang Bedagai menyambut baik keberhasilan masyarakat dampingan WALHI yang telah mendapatkan ijin pemanfaatan hutan selama 35 tahun ke depan. Kita tahu bahwa salah satu penyebab konflik masyarakat di Sumatera Utara ini salah satunya disebabkan karena sengketa tanah”. Ujar Pak Wakil Bupati

“Dengan telah diserahkannya SK ini, masyarakat dapat secara legal mengelola hutannya dan tetap menjaga kelestarian lingkungan hidup”. Tambah Pak Wakil.

Manajer Kajian WALHI Sumatera Utara Antonio Sipayung mengatakan bahwa lahan seluas +- 690 hektar ini nantinya akan ditanami dengan tanaman buah-buahan. “Memang berdasarkan aturan, tanah yang diserahkan melalui program Perhutanan Sosial tidak boleh ditanami sawit. Jadi kita akan tetap mendampingi masyarakat untuk dapat mengelolanya dengan baik, caranya dikelola selain sawit.” Ujar Anton

Adapun agenda bersama WALHI Sumatera Utara dengan Pemkab Serdang Bedagai ke depan adalah melaksanakan kegiatan seremonial penyerahan SK Menteri ini kepada masyarakat. Rencananya kegiatan penyerahan SK ini akan dilakukan akhir oktober 2018 atau awal November 2018.